• 05/13/2024
japanchildrenrights.org

Kontroversi Masker Zephyr: Razer Dipaksa Refund Rp 17 Miliar karena Klaim Tidak Benar

japanchildrenrights.org – Razer, perusahaan periferal gaming terkenal, harus mengembalikan refund lebih dari Rp 17 miliar setelah diketahui bahwa masker wajah Zephyr yang mereka klaim sebagai N95 selama pandemi COVID-19 tidak memiliki sertifikasi yang sesuai. Masker ini, dilengkapi dengan filter yang dapat diganti dan lampu RGB khas Razer, tidak pernah diuji atau disertifikasi secara resmi sebagai N95 oleh lembaga yang berwenang.

Tindakan Razer dianggap sebagai iklan palsu yang menyesatkan konsumen dalam pengambilan keputusan kesehatan selama pandemi. Federal Trade Commission (FTC) menuntut Razer dengan denda dan memerintahkan pengembalian dana kepada konsumen yang membeli masker Zephyr. Selain itu, Razer dilarang membuat klaim terkait kemampuan produk mereka dalam mencegah, mengurangi, atau mengobati COVID-19 tanpa persetujuan resmi.

Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC, Samuel Levine, menekankan pentingnya pertanggungjawaban perusahaan yang menggunakan klaim palsu untuk memanfaatkan situasi pandemi. Kejadian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen untuk lebih selektif dalam memilih produk dan merespons klaim yang belum terbukti dengan skeptisisme.